Kerja Kantoran vs Kerja Lapangan. Mana Lebih Baik?

Mungkin Agan berpikir kerja kantoran itu membosankan, setiap hari hanya duduk di tempat yang sama, dan melakukan rutinitas itu-itu saja. Atau justru Agan berpikir kerja lapangan melelahkan, harus kena panas, hujan, dan debu jalanan. Tentu saja semua ada plus dan minusnya. Tak ada salahnya Agan mengetahui kelebihan dan kekurangan bekerja di kantor atau di lapangan.

Pekerjaan

Yuk mari kita bahas apa saja kelebihan dan kekurangan antara kerja kantoran dan kerja lapangan, kira-kira mana yang lebih baik ya?

Kerja Kantoran vs Kerja Lapangan.
Mana Lebih Baik?

1. Kenyamanan

Kerja Kantoran Nyaman

Untuk masalah kenyamanan sebagian besar orang tetap memilih bekerja di kantor. Bukan apa-apa, bekerja di dalam kantor artinya Agan berada dalam ruang ber-AC, pakaian selalu rapi dan bersih, bahkan kadang-kadang makanan dan minuman disediakan oleh kantor.

Sangat berbeda dengan bekerja di lapangan di mana pekerjanya harus siap menghadapi hawa terik, kemacetan lalu lintas, dan debu. Belum lagi di musim hujan saat Agan harus siap dengan kemungkinan menghadapi banjir. Kan ada lagunya¬†“Panas hujan begini makanan sehari-hari”.


2. Fasilitas

Fasilitas Kerja

Dari segi infrastruktur, beberapa pegawai kantoran yang bekerja di perusahaan besar mungkin lebih untung, karena sering kali pegawainya tak hanya diberi fasilitas standar kantor, tapi juga ruangan khusus game, wifi yang kenceng, makanan dan minuman gratis, bahkan ruang istirahat.

Namun, pegawai lapangan juga memiliki keunggulan, yaitu adanya tunjangan dan fasilitas lapangan. Sebut saja uang jalan, fasilitas kendaraan seperti motor atau mobil dari kantor, atau fasilitas BBM yang ditanggung oleh kantor jika memakai kendaraan sendiri, dan uang saku harian saat harus bertugas di luar kota.


3. Jaringan

Jaringan Kerja

Tidak dapat dipungkiri kalau pekerja lapangan akan memiliki jaringan yang lebih luas ketimbang pekerja kantoran. Karena pekerja lapangan akan bertemu banyak orang yang berbeda dan bisa mendapat kenalan baru hampir setiap hari.

Berbeda dengan pekerja kantoran yang hanya bergaul dengan teman-teman sekantornya saja. Meskipun begitu, ada juga pekerja kantoran yang punya banyak jaringan karena sering menelpon ke client atau dengan menggunakan media sosial.


4. Jam Kerja

Jam Kerja Kantoran

Pekerja kantoran tentu harus mematuhi office hour. Mereka harus mulai bekerja selama 8 jam, biasanya mulai pukul 8 atau 9 pagi hingga pukul 17.00 atau 18.00 kecuali ada pekerjaan yang harus segera selesai yang mengharuskan Anda lembur. Dan biasanya bekerja seharian di kantor, akan membuat waktu berjalan begitu lambat dan terasa sangat lama, serta cukup melelahkan hingga membuat penat.

Berbeda dengan pegawai lapangan yang dapat mengatur jam kerja sesuai kebutuhan, tentunya tetap memenuhi target perusahaan. Contohnya jika kerjaan sudah diselesaikan semua, dan masih ada sisa waktu, maka bisa dimanfaatkan untuk hal lain, seperti nge-Gojek misalnya. (eh, ini tidak untuk ditiru ya).


5. Pengalaman Kerja

Pengalaman Kerja Kantoran

Pekerja kantoran dan pekerja lapangan sama-sama mendapatkan pengalaman yang beranekaragam, meskipun jenis pengalamannya bisa jadi sangat berbeda.

Pekerja kantoran akan lebih ahli dalam menghadapi urusan administrasi dan pintar menyiapkan presentasi.

Sementara pekerja lapangan akan lebih berpengalaman dalam hal teknis atau berurusan dengan banyak orang, termasuk bernegosiasi.


6. Kesehatan

Kesehatan Kerja

Bekerja di kantor menjadikan Anda akan duduk berlama-lama dan sedikit bergerak. Anda akan terhindar dari sinar matahari yang dibutuhkan oleh tubuh. Belum lagi kalau Anda hobi ngemil selama bekerja. Kombinasi duduk lama dan mengonsumsi makanan tak sehat tentu akan berpengaruh bagi kesehatan Anda di masa depan.

Berbeda dengan yang bekerja di lapangan, karena biasanya mereka lebih banyak bergerak dan terkena cahaya matahari. Kehidupan pekerja lapangan yang dinamis juga membuat mereka biasanya jarang ngemil sambil bekerja. Asupan makanan terbatas pada jam makan saja. Tentu saja karena sering berada di luar, pekerja lapangan juga memiliki risiko lain seperti kecelakaan kerja.

Kesimpulan

Kerja kantoran dengan kerja lapangan ada plus minusnya masing-masing.

Kalo Agan termasuk orang yang betah berlama-lama di kantor, gak gampang bosenan ngerjain hal yang itu-itu aja, dan agan gak suka panas-panasan di jalan, Berarti agan cocoknya jadi pekerja kantoran

Tapi kalo agan termasuk orang yang aktif, lebih menyukai tantangan, dan suka menghadapi hal-hal baru. Berarti agan cocoknya jadi pekerja lapangan.

Kerja kantoran dan kerja lapangan sama-sama baik, asalkan penghasilan yang kita dapat dari pekerjaan tersebut Halal.

Share this :

0 comments on “Kerja Kantoran vs Kerja Lapangan. Mana Lebih Baik?Add yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published.